Cuplikan Pengantar Buku: Entrepreneurship dan Usaha Kecil & Menengah di Indonesia

Standard

“Ikatlah ilmu dengan menuliskannya”

Kalimat inilah yang kemudian cukup menggugah saya untuk mendokumentasikan beberapa tulisan atau kajian yang sudah saya lakukan (dengan beberapa kolega) ke dalam sebuah ‘buku’. Dan Alhamdulillah, puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT, akhirnya selesai juga ‘buku’ ini.

Buku ini berisi tulisan-tulisan tentang kewirausahaan, usaha kecil dan menengah di Indonesia dan permasalahannya. Versi awal tulisan-tulisan tersebut pernah dimuat di Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia dan Gadjah Mada International Journal of Business, serta dipresentasikan di seminar nasional dan internasional. Sebagai ’buku’ bunga rampai, perulangan dalam beberapa tempat tidak dapat dihindari.

Buku ini terdiri dari enam tulisan yang kesemuanya mengambil sudut kajian kewirausahaan dalam konteks usaha kecil dan menengah di Indonesia. Tulisan pertama dalam buku ini membahas tentang faktor-faktor penentu intensi kewirausahaan di kalangan mahasiswa Indonesia.

Tidak sedikit literatur kewirausahaan mengungkap aspek psikologis pelaku wirausaha itu sendiri. Tulisan selanjutnya mengungkap profil dan motivasi entrepreneur khususnya sosok entrepreneur wanita Indonesia. Disamping itu, penelitian ini juga membandingkan sosok wanita entrepreneur dengan karyawan wanita di lima kabupaten di Yogyakarta.

Tulisan ketiga membahas bagaimana perusahaan yang bergerak dalam bisnis farmasi berskala menengah di Yogyakarta dan Surakarta menentukan keputusan lokasi dan keterkaitannya dengan kesuksesan bisnis. Kajian ini berhasil memperkuat pendapat bahwa keputusan lokasi akan menentukan kesuksesan usaha itu sendiri.

Inovasi merupakan salah satu konsep bisnis yang saat ini sangat sering didengung-dengungkan. Inovasi dipandang sebagai salah satu kunci keberhasilan perusahaan untuk bisa bersaing di era yang sangat kompetitif. Sebagian besar kajian inovasi umumnya dilakukan dalam konteks perusahaan berskala besar di negara-negara maju. Tulisan keempat melihat inovasi dalam konteks UKM di negara berkembang.

Di Indonesia, peran UKM dalam perekonomian Indonesia sudah tidak diragukan lagi. UKM satu-satunya skala bisnis yang cukup tahan terhadap hantaman krisis ekonomi beberapa waktu lalu. Hanya dalam kenyataannya, memang tidak semua UKM sukses, beberapa UKM tidak berkembang atau stagnan. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi kesuksesan bisnis diantara UKM tersebut? Jawaban atas pertanyaan utama tersebut akan dijabarkan pada tulisan kelima.

Tulisan terakhir dalam buku ini membahas keberadaan universitas di mata UKM. Tidak sedikit UKM yang masih memandang keberadaan universitas sebagai mercusuar. Apa yang sebenarnya dibutuhkan dan menjadi permintaan UKM Indonesia pada pihak universitas, akan dibahas pada tulisan ini.

Penasaran dengan ulasan lengkapnya?
Alhamdulillah, dalam waktu dekat, udah ‘mejeng’ di toko-toko buku. Insya Allah.😉

15 thoughts on “Cuplikan Pengantar Buku: Entrepreneurship dan Usaha Kecil & Menengah di Indonesia

  1. SAYA SEORANG BAPAK BERUSIA 26 TAHUN MEMPUNYAI SEORANG PUTRA YG SKRG BERUMUR 15 BULAN. SAYA MEMPUNYAI USAHA YANG HAMPIR 2 TAHUN LEBIH SY JLNKAN DIBID TRAVELING, ALHAMDULILLAH SELAMA SAYA MENJALANINYA MERASA SENANG TAPI TERKADANG ADA KEBINGUNGAN KARENA PELANGGAN KAMI ADA YG TIDAK BELI TIKET KETMPT SAYA DIKARENAKAN CALO CALO YG DEKET RMH PADA MENJELEKKAN PERUSAHAAN SAYA, PADAHAL SISTEM PERUSAHAAN SAYA ON LINE. YANG SAYA TANYAKAN GIMANA CARA MENGGAET PELANGGAN KAMI AGAR MEREKA MEMBELI JASA KAMI. TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA…

  2. Pak Ahmad yth, salute buat Bapak yang semangat sekali dengan usaha travelling-nya. Saya berfikir, kalau perusahaan Bapak sudah menjalankan sistem online (langkah maju dibanding perusahaan yang tidak), mestinya masalah yang Bapak sampaikan tidak perlu terjadi. Karena sasaran (target pasar) konsumen Bapak justru konsumen yang prefer melakukan transaksi online. Jadi justru orientasi atau fokus strategi Bapak lebih pada bagaimana perusahaan Bapak dikenal oleh masyarakat yang sering menggunakan Internet (online). Tapi kalau Bapak juga bermaksud menyasar konsumen yang off-line dan ‘ternyata’ bermasalah dengan calo yang menjelekkan tadi, ada baiknya mencoba melakukan pendekatan dengan para calo-calo tersebut. Calo juga manusia (kayak lagu aja). Pendekatan yang lebih humanis dan komunikasi yang baik. Bisa jadi yang calo-calo tersebut lakukan, adalah bentuk ketidakpuasan mereka dengan keberadaan perusahaan Bapak, yang bisa jadi dianggap tidak pernah melibatkan keberadaan mereka. Dengan menggaet mereka menjadi ‘partner’ sebagai kepanjangan tangan perusahaan Bapak, mungkin menjadi cara yang jitu. Setau saya, cukup banyak perusahaan yang berhasil dengan menjalin bentuk kemitraan seperti ini. Semoga sukses usahanya. Tetap semangat. Salam.

  3. mba saya seorang wanita 26 tahun baru lulus kuliah, saya sekarang pengangguran dan ini membuat saya stress, saya ingin memulai bisnis tapi saya bingung mau bisnis apa? saya ingin bisnis tp yang tidak mengeluarkan modal, karena untuk saat ini saya bener2 blm punya..gamana caranya mba? makasih sblumnya.

  4. hallo… hallo….
    wah rul,piye kabare?
    sudah balik ke jogja atau lagi garap disertasi ya?
    bagaimana kabar mas wahid dan jg mila?
    masih tinggal di timoho asri?

    kapan ketemuan? suwi ra tau ngobrol ya..

    dati – wedomartani

  5. Hallo hallo Datiii, wah kangennya diriku ngobrol luaammmaaa seperti jaman2 kuliah dulu. Ntar reply emailku ya. Kita janjian ketemuan. Mumpung aku masih di Yogya ini. Salam kangen. Nurul

  6. Aslm, mba nurul perkenalkan saya dania mahasiswa psikologi UI smt.8..alhmdulillah saat ini saya sedang menjalani skripsi mba. kebetulan tema yang saya ambil mengenai entrepreneurship..saya sangat kesulitan dalam membuat alat ukurnya nih. bolehkah sy minta alat ukur yang telah mba buat?? mungkin bisa saya adaptasi. trimakasih banyak y mba^^

    • Aww. Mbak Dania, salam kenal juga dari saya. Entrepreneurship yang ingin Anda ukur yang seperti apa? Ada beberapa pendekatan mengukur entrepreneurship dari berbagai sudut pandang. Anda ingin fokus yang mana? Sudah baca abstraksi artikel saya? Kalau tertarik, bisa saya fwd, didalamnya terdapat alat ukur yang digunakan. Please let me know. Salam. Nurul

  7. trimaksh banyk mba atas responnya^^. waktu itu saya pernah baca abstraksi penelitian mba ttg “intensi kewirausahaan mahasiswa : berbedakah antar bangsa”. nah, sy sgt tertarik dg penelitian itu mba, krn sdkt bnyk terkait dg tema skripsi sy. jd begini mba, insyaAlloh sy akan meneliti hubungan efikasi diri dg intensi berwirausaha pada mahasiswa yg bersuku jawa. sebenernya, ide ini berawal dari observasi kecil2an yg sy lakukan di khdupan shari-hari (di Jakarta), knp ya, sepertinya semangat berwirausaha suku jawa lebih rendah jika dibandingkan suku2 mayoritas lainnya. itu sih mba asumsi awal saya.trus slama ini sy bnyk memakai teori integrasi dari shapero&sokol dan Ajzen yg sy temukan dari Jurnal Linan. maaf nih mba, jadi ribet,,sebenernya konsep yg sy buat blm terlalu matang, mungkin di awal ini sy ingin minta tanggapan mba nurul dulu ttg penelitian yg akan sy lakukan. lalu mba, blm lama sy baca sebuah wacana ttg kewirausahaan pd masyarakat jawa. penulisnya mengatakan bhw lemahnya smgt kewirausahaan pd masyarakat Jawa lebih disebabkan oleh sikap negatif mrk trhdp profesi wirausaha itu sendiri, lantas, sy jd berpikir apakah akan lebih tepat jika intensi berwirausaha dlm penelitian sy dihubungkan dg personal attitude pd suku jawa. bgmn mnrut mba nurul?sy butuh skali saran mba.oh ya mba kalo boleh sy minta artikel2 terkait yg mba punya. email saya : shafa_amar@yahoo.co.id. mba nurul sy sangat sangat berterima kasih ats perhatiannya, mba baik sekali^^

    salam
    _dania_

  8. asslam… mba nurul saya seorang buruh binaan yang ingin memulai usaha dagang buku atau apasaja lah yang berkaitan dengan IT karna saya minat banget ilmu tapi saya ngga tau mau mulai dari mana karna saya ngga punya pengalaman sama sekali dalam bidang perdagangan saya mohon solusinya mba

  9. Assalamualaikum ,,
    saya nurfita ..mahasiswa FE akuntansi UII 09. tulisannya cukup menarik …bisa menjadi referensi saya dalam mengembangkan ilmu .sukses slalu
    Wassalamualaikum..

  10. Kalopun tidak menjadi seorang entrepreneur, kita bisa menjadi karyawan di perusahaan orang lain namun mempunyai semangat intrapreneurship🙂 Kadang tidak semua orang bisa dipaksakan menjadi entrepreneur, namun banyak entreprenuer yang tercipta karena kondisi terpaksa atau mempunyai tekad dan motivasi yang di atas rata=rata🙂

  11. assalammualaikum mBakk NURUL saya mahasiswa UNSRI teknik KIMIA tingkat akhir, saya mau menjalankan bisnis Laundry tp saya bingung untukk memulaii nya dr mana?? dan apa saja perlengkapan yg harus saya butuhkannn??? dan biasanya berapa modal awal untukkk memulaii bisnis ini??? mohon Bantuan nya mBak nurul

  12. assalamu’alaikum
    .mbak ni aku Dio, aq br umur 19 tahun. sekitar satu tahun dari lulus SMU ,mbak
    .nahh.dlm setaun ini saya menggeluti bidang kuliner d makanan.. dan entah mengapa perasaan d krjaan kok gini gini trus.ga ada kemajuanya.
    .nahh..qw pgen dpt saran dari mbak nurul nee.. bear dio bisa seimbang k depannya.gag gonjang ganjing mbak.. slain it qw mu tahu arti sebenarnx entrepreneur mbak.
    .trima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s