Begini lho research meeting itu …

Standard

Mengikuti dan menghadiri berbagai pertemuan terkait dengan riset, pastinya sudah sering saya lakukan, apalagi saya ini berkecimpung di dunia akademis. Itu sebuah keharusan. Ini pula yang menjadi salah satu tradisi sangat bagus menurut saya, yang terjadi di University of Groningen, setidaknya di departemen saya. Hampir sebulan sekali, ada research meeting, yang mewajibkan satu dari sekian banyak anggota departemen untuk presentasi ilmiah kajian atau riset yang sedang dilakukan. Kedengarannya mungkin biasa-biasa aja. Tapi bagi saya, momen-momen seperti ini, menjadi luar biasa dan cukup nikmat untuk diikuti. Kenapa?

Tradisi seperti yang tulis di atas, saya kira belum menjadi hal yang umum dilakukan, setidaknya di tempat saya bekerja di Indonesia. Tanpa bermaksud mendiskreditkan, tapi begitulah kenyataannya. Meeting yang harusnya jadi hal simple menjadi hal ‘luar biasa’. Mungkin karena load pekerjaan kolega saya, juga saya waktu itu, tidak memungkinkan meluangkan waktu untuk pertemuan ilmiah yang formal, seperti dalam research meeting. Meskipun, tentu saja, perbincangan secara informal sangat-sangat intense. Atau, mungkin, memang tidak ada yang bisa disharing ke sesama kolega. Ya, bagaimanapun dari yang saya alami dan amati, hampir sebagian ‘terjebak’ pada aktivitas ‘memberi’ (teaching) dan bukan ‘menggali’ (doing research). Alhasil, apa yang bisa dishare? Wong ngga pernah riset “independen” untuk publikasi di jurnal-jurnal ilmiah. 

Atau mungkin juga, budaya ilmiah belum terlalu melembaga dengan sistematis terutama di kalangan dosen itu sendiri dibandingkan kajian ilmiah di kalangan mahasiswa, yang sangat terstimulasi dengan pemberlakuan beberapa pendekatan proses pembelajaran. Atau mungkin juga, apresiasi terhadap riset dan siapa yang melakukan riset masih tidak cukup kondusif. Sangat jarang saya dengar dari para kolega di Belanda ketika setelah selesai melakukan pemaparan riset yang dijalankan, dengan komentar: “Lho kok, cuma gitu risetnya?Wah sederhana banget itu … oO. Gimana mau pede share riset dong ya, kalau begini. Belum apa-apa sudah mengkeret … hehehe.

PS: moga aja cuma perasaan dan penilaian subyektif aja neh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s