Melukis dengan cotton bud?

Standard

“Mah, aku tadi nglukis lagi. Dengan cat poster pake cotton bud. Abis, kuasnya dicari-cari gak ketemu-ketemu, ya udah pake cotton bud aja”. Begitu celoteh si kecil saat saya tadi bicara ditelpon dengannya (Minggu, 16 Maret 2008), tentang bagaimana dia menghabiskan waktu weekend kali ini. Sambil menunjukkan hasil lukisannya yang sudah langsung dipasang di pigura (melalui webcam). Waah bagguuus sekaliii, komentar saya bersemangat. “Iya, gampang kok Mah. Gak butuh waktu lama. Dan habis sekitar 20an cotton bud. Malah lebih mudah pake cotton bud dibanding kuas”, begitu dia menganalisis.

Mendengar dan melihat lukisan si kecil, wah cukup membuat hati berbunga-bunga, senada dengan lukisan taman bunga di saat hari yang cerah, yang dibuatnya. Sambil membayangkan, bagaimana ide menggunakan cotton bud itu muncul. “Papa, yang kasih usul itu. Ya terus aku coba. Eh, bisa”. Begitu dia menjelaskan lagi. “Iya, kalau kreatif dan terus berusaha, yang tadinya ngga bisa dan ngga ada, semua jadi bisa ya, Mil. Sahut saya menambahkan. “Bener, memang harus kreatif, sahut dia kemudian.

Jadi ingat pepatah, tidak ada rotan, akarpun jadilah. Untuk kasus Mila hari ini, tidak ada kuas gambar, cotton bud, jadilah.😉

PS: Terus, mau gambar apa lagi Nduk? Dengan cotton bud lagi ya?

One thought on “Melukis dengan cotton bud?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s