Korupsi bukanlah karakter permanen: so what?

Standard

Itulah pernyataan menarik yang disampaikan oleh PhD baru, kang Harry Seldadyo Gunardi dalam PhD defense, kamis lalu (20 Maret 2008). Berikut sedikit liputannya, langsung dari Academic gebouw, RuG Groningen at 16.15 CET.😉

Korupsi telah memberikan banyak konsekuensi tidak hanya dampak ekonomi tetapi juga sosial. Terlihat dari jumlah rakyat miskin yang ada dengan kecenderungan semakin meningkat. Ditambah, dengan tingkat kematian balita dan tingkat putus sekolah yang masih saja tinggi. Selain itu, korupsi juga memberikan efek yang negatif pada distribusi pendapatan suatu negara, khususnya pada kualitas infrastruktur publik dan pertumbuhan produktitivitas. Indeks korupsi menunjukkan bahwa sekitar 60-80% negara-negara di dunia dipimpin oleh birokrat yang korup (Seldadyo, 2008), terutama negara-negara di Amerika Latin, Afrika dan Asia.

Banyak pakar berpendapat bahwa korupsi adalah karakter yang permanent. Sebaliknya menurut Kang Harry, pendapat ini tidaklah benar. Korupsi bukanlah karakter yang tetap, tetapi berubah sepanjang waktu, jadi, korupsi bukanlah fenomena yang statis. Dari data International Country Risk Guide (ICRG) periode 1984-2003 menunjukkan bahwa tingkat negara-negara korup justru berkurang, sementara, beberapa negara yang tidak korup (‘clean’) justru menjadi lebih korup. Lebih lanjut, sistem administrasi di suatu negara, menunjukkan adanya korelasi dengan sistem administrasi di negara-negara tetangga. Dengan kata lain, semakin dekat suatu negara dengan negara lain yang memiliki sistem administrasi yang baik, akan semakin baik pula kualitas administrasi di negara, dan sebaliknya.

***

Jika korupsi bukanlah hal permanen, semoga sedikit demi sedikit, tingkat korupsi Indonesia, berkurang, berkurang dan Indonesia menjadi salah satu negara yang ‘clean’. Someday, harapan itu masih ada … semoga.

Anyway,
Sukses Kang, buat disertasinya. Selamat kembali dan membangun Indonesia menjadi lebih baik.

One thought on “Korupsi bukanlah karakter permanen: so what?

  1. Korupsi adalah menggunakan barang/harta/fasilitas/dll yg bukan haknya untuk kepentingan pribadi. Termasuk barang dll itu milik orang lain/person ataupun milik umum (publik). … koreksi yaa mbak kl salah.

    Maka di tanah air .. korupsi sdh merupakan budaya. Dari pejabat tinggi (klas hiu/kakap) sampai rakyat jembre klas teri. Lihatlah sekitar. Contoh, PKL juga masuk..krn pakai jalan (milik umum) untuk jualan (pribadi) sampai mengganggu jalan.

    Termasuk … katanya mas2 PKL –> bookstore ugm.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s