Spring dengan ‘si putih’

Standard

Cuaca memang tidak dapat ditebak. Dan selalu berubah dari waktu ke waktu. Itulah yang terjadi di musim semi tahun ini. Jika dibandingkan dengan musim semi 2007 lalu, dengan suhu tropikal yang sangat hangat, tapi musim semi kali ini, justru sebaliknya. Meskipun beberapa waktu lalu, tampak bunga-bunga berwarna kuning dan putih khas musim semi sudah mulai bermekaran. Akan tetapi, beberapa hari terakhir, justru snowy. Indah memang, tapi tentu saja suhu seakan enggan beranjak naik, masih pada kisaran kurang dari 5 C. Brrrr …

Dan sejak tiga hari terakhir, di tengah nuansa liburan Paskah, sang salju pun serasa menikmati masa liburannya. Bertaburan kian kemari. Menutupi atap-atap rumah, mobil yang di parkir di sepanjang jalan, menutupi onggokan tanah-tanah lapang yang tadinya penuh dengan rumput yang menghijau. Semua putih. Inilah musim semi dengan si putih. Aneh, tapi itulah yang ada. “Do you enjoy this snow weather or not, Rul?” Begitu temen-temen di kantor bertanya? “Yes, I like snow, but not cold, hopefully”. Hehehe.

Dan hari ini, salju turun lagi. Tuh kan,  … yuk, main salju yuk …

One thought on “Spring dengan ‘si putih’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s