Apa itu Fungsi Keberhasilan?

Standard

Berhasil atau sukses, pasti menjadi dambaan setiap orang di muka bumi ini. Detik demi detik, berlalu hingga mencapai menit, jam, hari, melewati minggu, bulan bahkan tahunan dan dekade. Semua berusaha untuk mengejar apa yang disebut dan dimaknai dengan sukses. Intinya adalah bahwa setiap orang yang hidup pasti bermimpi dan menginginkan sukses. Sukses yang sifatnya tangible, misalnya kaya (punya harta melimpah), pekerjaan yang mapan, dan hal-hal lain yang bisa terukur. Sebagian mendefinisikan sukses lebih dari sekedar pencapaian hal-hal yang sifatnya terukur tersebut, apa itu? Kebahagiaan. Karena aspek kebahagiaan merupakan hal yang sifatnya relatif, dan karena relatif maka akan menjadi sangat subjektif, tentu menjadi tidak terlalu menarik (menurut saya) untuk membahasnya dalam tulisan ini.

Sukses yang tangible (kaya, punya usaha yang berkembang dan terus berkembang), itulah yang bisa saya lihat dari sosok entrepreneur dari Yogya, pemilik dan sekaligus pelopor berdirinya apotek K-24. Yang sejak diluncurkannya konsep waralaba apotek lokal beberapa waktu lalu, membuat K-24 mendapat penghargaan dari MURI atas ide cemerlangnya tersebut, hingga saat ini sudah memiliki cabang (dalam bentuk waralaba) sebanyak 160 (yang sudah MoU). Ditargetkan pada tahun 2010 akan menjadi 500 K-24 di seluruh Indonesia. Amazing!

Apa dibalik keberhasilan beliau? Dalam penuturannya yang dapat saya catat, saat bersama-sama menjadi panelis dalam acara Seminar Entrepreneurship and Innovation yang diselenggarakan oleh GamaMulti UGM, Senin, 30 Juni lalu, Pak Gideon mengungkap rahasia kesuksesannya. Fungsi keberhasilan itu adalah

FS = D x C x B x A

Dimana;
FS : Fungsi Sukses
D : Doa
C : Cita-cita (mimpi)
B : Bekerja dengan giat
A : Alat (modal)

Kesuksesan seseorang, akan ditentukan dari banyaknya doa yang dia selalu panjatkan, mimpi atau cita-cita kuat untuk dikejar, bekerja atau berusaha yang pantang menyerah dan alat (modal yang ada). Setiap aspek fungsi memiliki bobot atau pengaruh yang sama pada tingkat keberhasilan yang akan dicapai. Seberapapun besar usaha, modal yang dimiliki, dan cita-cita yang sudah sangat melangit dan selalu terbayang-bayang, tanpa dibarengi dengan Doa (D = 0), hasilnya akan nihil. Atau, begitu takjimnya berdoa tanpa henti, punya modal yang menunjang, cita-cita yang tinggi tapi tidak ada unsur usaha/kerja keras, hasilnya pun jelas akan nihil pula.

Bagaimana fungsi keberhasilan Anda? Semoga sukses selalu. Tetap semangat.

Advertisements