Pengemasan bertingkat

Standard

Apa beda nasi goreng di hotel bintang lima dan kaki lima? Bahan tidak berbeda, rasa bisa jadi, suasana dan penyajian pasti. Singkatnya nasi goreng dikemas secara berbeda. Senyum pelayan yang lebih lebar, suasana lebih nyaman, iringan musik mengalun menentramkan, yang lain bisa tentu Anda tambahkan. Hal ini juga yang dilakukan oleh Eggroll Ubi Ungu Sasha. Almuna Fasah Asyarifah atau dikenal dengan Ifah, sejak 2010 memproduksi eggroll dengan merek Sasha. Produknya ini langsung menarik minat pasar karena keunikan bahannya yaitu ubi ungu.

sasha-1Dengan dibantu sekitar 24 karyawannya, Ifah mengembangkan komposisi yang tepat dalam membuat eggroll yang terdiri dari campuran telur, ubi ungu, tepung terigu, tepung sagu, gula dan bahan tambahan lainnya. Dalam satu hari, sekitar 500 dus eggroll dihasilkan, menghabiskan kurang lebih 45 kg telur dan 300 kg ubi dan menggunakan dua mixer besar, 40 alat cetak dan 20 kompor. Bahan baku ubi diperoleh di pasar ketela Karangkajen dan beberapa petani pemasok langganan Ifah. Eggroll Sasha dalam kemasan kotak cantik berwarna ungu yang mudah dibawa dan praktis. Pemasaran eggroll sudah merambah tidak hanya Yogyakarta tetapi meluas ke Magelang, Purwokerto, Solo, Jakarta, Malang, dan Surabaya. Produknya pun sudah menembus supermarket-supermarket modern.

Ilustrasi di atas menunjukkan bahwa ubi ungu sudah naik kelas menjadi kudapan yang mengundang. Selain diolah menjadi makanan yang tidak biasa, juga disajikan dengan kemasan yang menarik. Inilah kekuatan pengemasan (the power of packaging). Kemasan disini diartikan lebih luas, tidak hanya bungkus fisiknya. Inilah yang saya sebut dengan pengemasan bertingkat (multilevel packacing). Setiap tingkat menaikkan nilai tambah. Tingkat pertama, dari bahan baku menjadi produk. Eggroll adalah produk yang menarik misalnya dibandingkan dengan ubi ungu goreng. Ini mirip dengan penyajian nasi goreng di meja makan hotel bintang lima.

Tingkat kedua, produk Eggroll dikemas dalam bungkus yang didesain dengan cantik. Bandingkan jika Eggroll dibungkus dalam plastik bening 1 kiloan, tanpa merek, tanpa keterangan. Jika dua kemasan ini disandingkan, mana yang akan Anda pilih. Kemasan yang cantik tentu lebih menarik. Pada tingkat ini, bisa juga terdapat beberapa sub tingkat. Misalnya kemasan dengan jenis dan ukuran yang berbeda. Ada kemasan sederhana untuk oleh-oleh massal dalam kardus. Ada pula kemasan yang lebih eksklusif dengan berbagai bahan dari kayu, atau kardus dengan desain lebih cantik, atau bahkan alumunium seperti doskrip anak-anak SD. Atau jika Anda pernah berkunjung ke Jepang atau mendapatkan buah tangan kolega dari Taiwan, produk-produk dari kedua negara ini dikemas dengan sangat apik. Bahkan untuk makanan sekalipun. Terkadang, membuka produknya saja merasa eman, karena kemasannya sangat menarik.

Kemasan tingkat ketiga menekankan pada kanal distribusi. Membeli Eggroll di toko kelontong tentu berbeda kesannya dengan di toko oleh-oleh yang bonafid. Sama halnya membeli Eggroll di kaki lima dan di bandara, tidaklah serupa. Anda bisa tambahkan tingkat yang lain, misalnya kecepatan layanan. Apa enaknya makan nasi goreng di hotel bintang lima tapi Anda harus menunggu dua jam?

Pengemasan bertingkat di atas penting dipikirkan dan dilakukan perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah produk. Ketika orang membeli eggroll ubi ungu yang dibayangkan bukan hanya rasanya saja, tetapi juga kesan, citra, atau bahkan gengsi.

— Catatan Bincang Bisnis #4, 29 April 2013 (TVRI Yogyakarta) dengan Almuna Fasah Alsyarifah (Ifah), Egg Roll Ubi Ungu Sasha

4 thoughts on “Pengemasan bertingkat

    • Sama2 mb. Ifah. Senang sudah bisa bersilaturahmi dan tukar ide dengan pebisnis sukses seperti mb. Ifah. Sukses selalu ya.

    • asalamualaikum ibu ifah, bu saya tinggal di sumatera dan ingin sekali membuat egg roll, dimana ya bu saya bisa dapat cetakannya dan brp hrganya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s